HAK JAWAB: SMA N 10 PENTAGON KLARIFIKASI ISU LIBUR SEBULAN DAN DANA BOS, TIDAK ADA SISWA TERLANTAR
KAUR, KP — Menanggapi pemberitaan Media Online KontakPublik dengan judul “Misteri Oktober Kelam di SMA 10 Pentagon Kaur, Libur Sebulan Siswa Terlantar, Dana Rutin/BOS Ratusan Juta Menguap Kemana?” yang tayang pada 27 Oktober 2026, pihak SMA Negeri 10 Kaur (Pentagon) menyampaikan Hak Jawab dan Hak Koreksi secara resmi.
Surat Hak Jawab tersebut disampaikan langsung oleh Kepala SMA Negeri 10 Kaur, H. Yeye Hendri, S.Pd., M.Pd., dengan Nomor: 8.400.3.8/418.a/SMAN 10 Pentagon/2026 tertanggal 29 Oktober 2026. Pihak sekolah menilai berita tersebut mengandung kekeliruan informasi, tidak akurat, tidak berimbang dan merugikan nama baik sekolah.
Klarifikasi pertama, terkait isu sekolah meliburkan seluruh aktivitas pendidikan selama Oktober 2026. Pihak sekolah menegaskan informasi itu tidak benar. Yang terjadi adalah siswa belajar dari rumah (daring) karena adanya program revitalisasi rehabilitasi lima unit toilet di lantai dua dengan 24 closet yang merupakan fasilitas MCK 170 siswa asrama.
Keputusan belajar dari rumah diambil setelah rapat bersama PTK Pentagon, Komite Sekolah, konsultan pengawas dan diketahui Dinas Pendidikan Provinsi melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Bintuhan, serta dituangkan dalam surat resmi. Rinciannya siswa kelas X dan XI meninggalkan asrama mulai 17 Oktober sampai 1 November 2026, sedangkan kelas XII dari 17 sampai 25 Oktober 2026 karena tanggal 26-29 Oktober harus mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sekolah. “JADI TIDAK ADA SISWA YANG TERLANTAR DAN TIDAK ADA YANG GELAP,” tegas Yeye Hendri dalam surat tersebut.
Klarifikasi kedua, terkait judul “Dana rutin/BOS ratusan juta menguap”. Pihak sekolah menjelaskan dana rutin dan dana BOS adalah dua hal berbeda. Saat ini dana BOS telah berganti nama menjadi BOSP dan BOSKIN. Tahun 2026 ini SMAN 10 Pentagon mendapat BOSP dan BOSKIN Terbaik yang mekanisme, penggunaan dan pelaporannya mengikuti Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026. “Jadi TIDAK ADA YANG MENGUAP, TIDAK ADA YANG DISIMPANGKAN DAN TIDAK ADA HAK SISWA YANG DIRAMPAS,” jelasnya.
Selama pembelajaran daring, sejumlah kegiatan akademis tetap berjalan langsung. Kelas XII tetap hadir untuk TKA dan tambahan pembelajaran pukul 14.30-16.00 WIB, pembinaan keagamaan program taklim tetap berlangsung pukul 18.15-19.30 WIB, serta pendampingan lomba siswa tetap didukung. Seluruh guru tetap mengajar dari sekolah menggunakan platform digital dan siswa diberikan kompensasi penggantian paket internet.
Klarifikasi ketiga terkait pembiayaan. Pihak sekolah menegaskan sejak berdiri tahun 2014, SMAN 10 Pentagon tidak pernah memungut SPP sesuai Permendikbud No 44 Tahun 2012. Bantuan operasional asrama dari APBD Provinsi juga sudah tidak diterima lagi sejak 2024 karena keterbatasan anggaran dan efisiensi nasional. Untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), selama daring pengirimannya dihentikan setelah komunikasi dengan pengelola, karena MBG berupa makanan siap saji bukan uang tunai.
Terkait isu living cost Rp 1.380.000 per siswa per bulan, pihak sekolah menjelaskan dana tersebut masuk dalam RAPBS sebagai sumber dana operasional sekolah dalam satu tahun anggaran. Penggunaannya untuk makan 3 kali sehari, snack sore, bahan kebersihan, kesehatan, iuran koperasi, kegiatan kesiswaan, serta gaji pengasuh, fasilitator dan juru masak asrama. Pembayaran melalui satu rekening sekolah dan dapat dipertanggungjawabkan. Saat siswa tidak di asrama, uang bahan pangan yang tidak dibelanjakan tetap ada di rekening sekolah, sementara biaya lain seperti gaji pengasuh, listrik dan internet tetap berjalan sesuai RAPBS.
Atas dasar UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 1 angka 11, 12, Pasal 5 ayat (2) dan (3), serta Peraturan Dewan Pers No 6/Peraturan-DP/V/2008 tentang Pedoman Hak Jawab, pihak SMAN 10 Pentagon meminta redaksi KontakPublik memuat Hak Jawab ini secara proporsional untuk meluruskan wacana publik. Pihak sekolah menyatakan tetap terbuka terhadap kritik dan pengawasan sebagai upaya menjaga mutu pendidikan, sembari mendukung penuh program revitalisasi sekolah yang merupakan Program Strategis Nasional.
Penulis: Tim Redaksi http://KontakPublik.com
Sumber: Surat Hak Jawab Resmi Kepala SMAN 10 Kaur (Pentagon) H. Yeye Hendri, S.Pd., M.Pd.

